Kuliah, kerja , nikah…
Aku melihat judul buku itu di serambi masjid…
Dan aku hanya tersenyum mengenang kejadian-kejadian yang aku dan suamiku alami hampir mirip dengan kisah dalam buku tsb…
Kisah cinta kami dan perjuangan kami mencapai kursi pelaminan…
Kuliah, juga kerja, dan menikah..
Mungkin agak berat menjalaninya…
Walhamdulillah kami tidak menyesalinya…
Bahkan sangat menikmatinya…
Kebersamaan ini membuat kami lebih termotivasi untuk menjalani hidup..
Dan membuat hidup kami lebih berwarna…
Semula, jujur aja aku ngga nyangka mau nikah di saat studyku belum selesai…
Bagaimana tidak, requirement di FKG tuh banyak sekali dan agak2 menyulitkan…
Awalnya, tekadku ingin menyelesaikan itu semua dahulu…
Barulah menanti sang pangeranku…
Namun, apa mau di kata…
Mungkin inlah takdir…
Detik itu…Mei 2007
Tanpa pernah kusangka…
Ada ” seseorang” yang ingin mengenalku lebih dekat…
Awalnya tak kusambut niatnya…
Namun melihat beberapa tulisannya di milis dan beberapa forum diskusi, ku tahu dia lelaki yang baik dan memiliki ghiroh yang tinggi dalam mencari ilmu…
Tak ada salahnya ku beri dia sebuah kesempatan…
Ku sambut tawarannya…
Dan ku baca biodatanya…
Awalnya tak terbersit rasa tertarik saat melihat biodatanya…
Belum ada getar2an yang terlintas dalam hati…
Yang ada…
Hanya rasa ingin tahu yang lebih besar lagi ketimbang yang tertulis dalam selembar kertas…
Satu yang ku tahu…
Dia tinggal seorang diri di Jakarta…
Merantau dari Malang untuk bekerja dan kuliah…
Seluruh keluarganya tinggal di Jawa Timur…
Dia kuliah di Sistem Informasi Bina Nusantara dan bekerja sebagai staf Informatika Teknologi di PT Asahi Diamond Industri, sebuah perusahaan yang dimiliki orang Jepang di kawasan Cikarang…
Kuliah dan Kerja itu yang ku tahu…
Namun satu yang aku kagumi…
Dari situ aku mengetahui…
Dia pria yang mandiri dan pekerja keras…
Bukan tipe pria yang manja dan sering meminta fasilitas dari orangtuanya…
Alasan dia ingin mengenal dekat diriku pun begitu terpuji…
Dia butuh pendamping hidup untuk menemani kesendiriannya dan menjaga kehormatannya dari godaan wanita-wanita yang tak punya moral…
Akhirnya lama kelamaan, kami pun saling tertarik….
Beberapa minggu setelah perkenalan itu…
Dia melamarku…
Dia mengatakan ingin menjadi suamiku…
Ku terima lamarannya, dengan bebrapa syarat…
Ku harus melanjutkan kuliahku dan bekerja…
Ku juga selalu memotivasinya untuk cepat2 lulus kuliah…
Kami sepakat…
Kedua keluarga kami merestui…
Cinta kami semakin erat, tentu dalam koridor…
Dan akhirnya…
Perjanjian itu terjadi…
Mitsaqan Gholiza…
Perjanjian yang Agung…begitu besar…begitu berat…
Perjanjian antar seorang hamba dengan Rabb-nya…
Akad nikah yang suci…
Yang di saksikan Alloh dan malaikat…
Terucap pula dari bibirnya…
Dan saat itu, resmilah aku menjadi istrinya..
Akad yang mulia..
Terdengar nyaring dan tegas meski kami masih terpisah hijab…
4 November 2007…
Kami sepasang muda-mudi memulai jalinan cinta dalam barokah-Nya…
Memohon rahmat-Nya untuk selalu memberkahi rumah cinta kami…
Suamiku memegang erat tanganku, menyentuhku, dan penuh rasa syukur menciumiku…
Kami shalat sunnah dua raka’at mengikuti anjuran Nabi pada malam pertama..
Tangannya memegang ubun-ubunku lalu mendoakan ku sebagaimana doa yang di ajarkan Baginda Rosululloh yang mulia…
Dia membawakanku air minum…
dan
keheningan mencair…
Kami saling melempar canda dan tawa…
Kini…
Menjelang 1 tahun pernikahan kami…
Suka-duka kami alami bersama…
Kadang kami mesra..
Kadang kami bertengkar…
Kadang kami saling tertawa..
Kadang kami menangis…
Hmmm….
Begitu banyak hikmah yang kami rasakan..
Dan benarlah janji Alloh….
Alloh tak akan menelantarkan rezeki bagi hamba-Nya..
Begitu banyak pertolongan Alloh yang kami rasakan…
Dalam setiap kesulitan ada kemudahan…
Ketika kami kesulitan uang, Alloh memberi rezeki dengan cara-Nya…
Ketika kami bertengkar, Alloh mendamaikan kami…
Dan…
Ada yang selalu mendampingiku dalam setiap susahku…
Kalau aku lagi kesel ma dosen, atau kesel ama pasien..
Ada bahu tempatku curhat dan mendinginkan kepalaku…
Kalau aku lagi marah ma calo…
Ada yang memberi saran dan menyuruhku bersabar…
Kalau lagi bete ama dosen yang killer atau suka nghambat kerja…
Ada yang membesarkan hatiku…
Kalau lagi laper…
Ada yang nyuapin…
Kalau lagi malez mandi…
Ada yang mandiin (hehe..)
Ada yang nyisirin rambut…
Ada yang nguncirin rambutku…
Kalau tidur, ada yang belai2 rambutku…
Kalau gerah, ada yang suka ngipasin…
Kalau dingin, ada yang meluk..(hehe)
Ada yang bantuin masak…
Ada yang bantuin nyuci baju..( kalo nyetrika, dia ga bisa…!)
Ada yang nguras bak mandi…
Hehe……….
Udah ah, dah ngantuk…